Pencegahan Stunting Mulai dari Rumah Serta Peran Orang Tua dalam Pemenuhan Gizi Baduta di Desa Sitiharjo
DOI:
https://doi.org/10.62446/45cmr762Keywords:
Pencegahan Stunting, Pemenuhan gizi, BadutaAbstract
Stunting adalah masalah kesehatan yang berdampak serius pada kualitas hidup anak dalam jangka panjang, termasuk perkembangan fisik, kognitif dan produktivitas di masa depan. Desa Sitiharjo sebagai daerah pedesaan,menghadapi tantangan dalam menurunkan angka stunting akibat kurangnya pengetahuan tentang gizi, keterbatasan akses ke makanan bergizi, dan pola asuh yag kurang otimal. lingkungan rumah memainkan peran krusial dalam encegahan stunting, terutama melalui peran orang tua dalam memastikan kecukupan gizi bagi bayi dibawah dua tahun (Baduta). Pemenuhan gizi yang baik pada periode emas inimendukung perumbuhan optimal dan mencegah gangguan perkembangan. edukasi gizi bagi orang tua, pembentukan kebiasaan pola makan sehat dan pemberian makan bergizi seimbang menjadi kunci utama. selain partisipasi aktif pemerintah desa melalui program penyuluhan, posyandu dan pemberdayaan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan. kolaborasi antara keluarga, komunitas dan pemerintah desa diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas tinggi, bebas dari stunting, demi masa depan yang lebih baik
References
Aulia Rahmawati.(2021). Peran Ayah dalam Keberhasilan ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan.
Dina, R. A., et al. Edukasi praktik pemberian ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting pada baduta di Desa Sukajadi.(2024) Abdimas Galuh Journal, Universitas Galuh.
Eleni Kenanga Purbasary. (2022). Hubungan Dukungan Suami dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kiajaran Wetan. Bima Nursing Journal.
Fatimah, N., & Lestari, P. (2022). Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Stunting di Desa Aenganyar. (2022).Welfare: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(2), 969–981.
Febrianti, D., & Sari, M. I. Sustainability of Nutrition Interventions Through Social Norms and Local Policy Integration. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(3), 245–258.
Handayani, D., dkk. (2023). Cegah Stunting dengan Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting.
Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45–52.
Handayani, S., et al. (2023). Community Participation in Stunting Prevention Programs: A Literature Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 101–112.
Hidayat, A., dkk. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(1).
Jaki, A. J. (2024.) “Improving Nutrition Literacy Through Social Behavior Change Communication in Stunting Prevention Efforts in Pundu Village”. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 6(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2022). “Pedoman Pelaksanaan Intervensi Gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan”. Jakarta: Direktorat Gizi Kemenkes RI.
Manurung, E. I., Florensa, M. V. A., Gultom, E. C. V., Manik, M. J., Hasibuan, S. Y., Paula, V., et al. (2020).Edukasi kesehatan: cegah stunting dengan penguatan peran orang tua balita di Posyandu Melati IV Binong. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(4), 3797–3806. 2024. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas. 1(1), 23-28.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2023) “Analisis Faktor Penyebab Stunting”.
Puluhulawa, M. Y., & Yusuf, A. (2023). Edukasi dan Pendampingan Stunting pada Masyarakat Daerah Pesisir Pulau Labengki. EduSociety: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 160–166.
Putri, A. Y., & Sari, D. P., (2020). “Peran Modal Sosial dalam Program Pencegahan Stunting di Komunitas Rural” Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 150–158.
Sari, W., Wulandari, S., Kartini, K., Dewi, R., & Pamungkas, R. A. (2025).Penguatan peran ibu dalam penanggulangan stunting melalui modul edukasi. Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(2), 79–84.
Sholeh, M., et al. (2025). Modeling Environmental Interactions and Collaborative Interventions for Childhood Stunting: A Case from Indonesia. Frontiers in Public Health, 13.
Suci Arsita Sari. (2024).Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kasiman Bojonegoro. Jurnal Ilmu Kebidanan.
Tias Larasati dkk. (2016). Hubungan Dukungan Suami dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Primipara. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Wasaraka, Y. N. K. (2024). “Pengaruh Pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI Tepat terhadap Kejadian Stunting pada Anak: Literature Review”. Healthy Papua – Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 7(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laily Liddini, Ercika Fitria Suandi, Najwa Aura Intan Perdana, Muhaemin Muhbang (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.